Dalam rangka mempersiapkan diri untuk meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar workshop persiapan akademisi perguruan tinggi sharing pengalaman akreditasi perguruan tinggi A, di Ruang Sidang UMP, Rabu, (21/3/2018).

Dengan menghadirkan narasumber dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Universitas Ahmad Dahlan (Dr Mukhlas M.T) dan Unika Soegijapranata (Agustina Sulastri Ph.D.) workshop dihadiri oleh  Dekan, Wakil Dekan, Ketua Prodi dan ketua lembaga se UMP.

Dalam sambutannya, Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, MH di dampingi Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Anjar Nugroho S.Ag. M.Si., mengatakan, sekarang Perpustakaan UMP telah terakreditasi peringkat A, Program Studi (Prodi) Akuntansi terakreditasi A, Prodi Pendidikan Geografi terakreditasi A, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris terakreditasi A, dan secara keseluruhan semua prodi di UMP yang berperingkat B gemuk sedang giat mempersiapkan diri untuk terakreditasi A pula.

“Banyak program studi yang terakreditasi A. Diantaranya Pendidikan Geografi, Pendidikan Bahasa Inggris dan Akuntansi. Perpustakaan kita juga sudah A,” tandasnya.

Menurutnya, akreditasi merupakan penentuan standar mutu dan penilaian suatu lembaga pendidikan (pendidikan tinggi) oleh pihak di luar lembaga yang independen.

“Universitas Muhammadiyah Purwokerto sendiri meraih akreditasi yang cukup baik yaitu B ditahun 2014 dengan target meraih akreditasi A di Akreditasi selanjutnya,” ungkapnya.

Syamsu juga menyampaikan apresiasi atas kedatangan para narasumber hebat yang akan sharing terkait prestasi Universitasnya yang meraih Akreditasi A “Dengan demikian besar harapan saya ditahun 2019 nantinua tingkat akreditasi A dapat diperoleh UMP,” jelasnya.

Dalam sesi sharing tersebut Dr Muklas M.T dan Agustina Sulastri Ph.D membagikan beberapa tips dan pengalaman dalam proses akreditasi dari mulai pengisian borang hingga proses visitasi “Asumsi awal kita memang biasanya fokus pada kuantitas, dan ada juga nilai penting akreditasi Institusi yaitu penjaminan mutu internal” ungkap Agustina.

Lebih lanjut Agustina menambahkan pendapatnya untuk memenuhi dan tertib dalam dokumen. Menurutnya, dokumen adalah suatu hal yang sangat berpengaruh. “Maka dari itu kita perlu persiapkan beberapa dokumen antara lain dokumen kebijakan / perencanaan, dokumen pelaksanaan atau hasil dan dokumen monev dan tetap jaga kejujuran” jelasnya.

Dr Muklas Narasumber lain menyampaikan dalam workshop tersebut “Sebuah universitas juga harus belajar, belajar dari perguruan tinggi lain, contohnya pada saat pengisian borang nantinya UMP harus menampilkan keunggulan yang khas dan hanya UMP yang memiliki,” pungkasnya. (han/tgr)