Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Workshop Pengembangan Sistem Pembelajaran Daring (Spada) Indonesia – Revolusi Industri 4.0, Sabtu (17/11).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Gedung Rektorat lt. 2 UMP ini menghadirkan pembicara dari Kasubidit Pembelajaran Khusus, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti Dr. Uwes Anis Chaeruman, M.Pd.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Anjar Nugroho,  dalam sambutannya mengatakan pembelajaran dengan sistem Spada memiliki banyak manfaat  diantaranya mengenai rasio jumlah dosen dan mahasiswa yang dulu sempat memiliki kendala, dengan adanya SPADA, satu prodi bisa memiliki ribuan mahasiswa, sebab semua bisa dilakukan secara online tanpa harus mempermasalahkan ruangan.

“Mulai dari pendaftaran sampai ijazah saja bisa dilakukan dengan cara mendownload di website  yang sudah tersedia, tinggal kita memasukkan pin saja semua beres, dan ini bisa mencegah terjadinya pemalsuan ijazah,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan, dengan menggunakan SPADA ini tidak hanya meningkatkan kualitas belajar, namun juga membuat suasana belajar menjadi menyenangkan. Pembelajaran tanpa harus tatap muka, maka akan lebih mendekatkan pada selera mahasiswa yang kini sangat mengenal dunia online.

“Sebagai tindak lanjut Sistem Pembelajaran Daring ini, nanti silahkan pada masing-masing prodi menyetujui dan setelah semua setuju akan segera dibentuk PJJ Prodi 100%,” tandsnya.

Sementara itu, dalam pemaparannya, Dr. Uwes Anis Chaeruman, M.Pd. (Kasubdit Pembelajaran Khusus, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti), membahas lebih jauh mengenai Sistem Pembelajaran Daring atau SPADA di Indonesia pada era Revolusi Industri 4.0. Menurutnya,secara sederhana industri 4.0 adalah always on atau cyber physical environment.

“Perguruan Tinggi itu harus segera berubah sistem pembelajarannya mengikuti jaman. Bila Sistem Pembelajaran Daring diterapkan di Indonesia sebentar lagi akan ada Universitas Gojek yang dosennya berasal dari seluruh penjuru dunia. Awalnya ini hal yang terlihat gila, tetapi suatu saat nanti menjadi hal yang luar biasa,” ungkapnya.(mut/tgr